semua tentang arsenal
Minggu, 15 Februari 2015
Minggu, 25 Januari 2015
Pengalaman awal saya saat masuk smk negeri 14 Jakarta Pusat...
Jujur,
saya merasa beruntung karena dengan nem 29.15 saya bisa masuk di
sekolah yang dulunya mantan RSBI ini, yaa walau hanya di jurusan
pemasaran . Tidak hanya itu,indahnya lingkungan di smk ini membuat saya
jadi bersemangat untuk bersekolah, Ditambah dengan warna cat keseluruhan
berwarna hijau muda melambangkan sejuknya sekolah ini.
Awal mos dimulai, semua calon peserta didik mengikuti penataran yang di pimpin oleh para osis yang sering disebut dengan "Mentor". Pada saat itu semua peserta didik diharuskan untuk membuat kelompok atau berisan sendiri yang setiap kelompok dipimpin oleh dua orang mentor..
Untuk kedua kalinya saya mengikuti mos,saya tidak begitu keget lagi dengan tegasnya didikan dari para mentor,karna mereka memdidik kita bukan untuk merusak/menakut nakuti diri kita,tapi untuk menjadikan kita sebagai bibit bibit unggul di masa yang akan datang.
Tantangan demi
tantangan berhasil saya lalui.Walau ada beberapa tantangan yang sempat
membuat saya kesal hingga hp pun jadi sasarannya 0_o . Hp saya hancur
saat mengikuti tantangan di hari terakhir, saat itu ada game di lapangan
sekolah, dengan menaruh tas di terngah lapangan, dan kita bernyanyi
mengitari lapangan, pada saat para mentor berkata untuk segera mengambil
tas masing masing,otomatis memua siswa berlari berusaha untuk mengambil
tasnya masing masing. setelah berhasil mendapatkan tas saya, saya cek
apa saja benda yang hancur terinjak olah siswa lain, ternyata hp saya
yang baru sebulan lalu di berikan oleh orang tua hancur gak berbentuk.
Sempet kesal dan mau protes,tapi takut dianya yang lebih galak. jadi gk
jadi deh... -_-
Setelah 3 hari berlalu, Masa Orientasi Siswa/MOS pun selesai. Suka duka saat saat mospun lenyap seketika saat saya dan murid murid lain dinyatakan Resmi Menjadi Siswa Smk Negeri 14 jakarta. Niat untuk belajar lebih giat lagi terus saya pertahankan,menjadi siswa berprestasi pasti saya tingkatkan...
Mungkin hanya
segitu saja pengalaman saya pada awal masuk smk ini. Bila ada Kesalahan
kata mohon Maaf... Terimakasih untuk yang telah membaca postingan saya. Sekali lagi Terimakasih
Minggu, 18 Januari 2015
sejarah arsenal
Arsenal didirikan di daerah Woolwich, bagian tenggara kota London pada 1886 dengan nama Dial Square, lalu dengan cepat berganti nama menjadi Royal Arsenal. Tahun 1891 nama mereka diganti menjadi Woolwich Arsenal. Pada tahun 1913, klub ini pindah ke wilayah utara, tepatnya di daerah Highbury dan membangun Stadion Highbury, yang menjadi markas baru mereka. Saat pindah lokasi itulah, nama depan klub mereka, yaitu Woolwich dihapus sehingga hanya nama Arsenal yang tersisa. Selain itu karena lokasi stadion Arsenal dekat dengan markas Tottenham Hotspur, maka tak heran jika pertandingan Arsenal vs Tottenham Hotspur disebut "North London derby" dan merupakan salah satu derby terpanas di London.
Kejayaan Arsenal di persepak bolaan Inggris pertama kali diawali oleh pelatih Herbert Chapman yang melatih pada rentang tahun 1925-35 dan berhasil menjuarai beberapa kompetisi domestik Inggris (Piala FA, titel Liga Utama, dan Charity Shield) sekaligus mendominasinya dan menjadikan Arsenal sebagai kekuatan paling dominan di Inggris saat itu. Pada rentang 1940an-1960an, Arsenal hanya dapat menambah sedikit koleksi gelar domestiknya. Pada awal 1970an, Arsenal berhasil prestasi terbaik Arsenal di Eropa pertama kali yang terjadi pada musim 1969-70, di ajang Fairs Cup (pendahulu dari Piala UEFA). Arsenal menjadi juara untuk pertama kalinya dan sekaligus terakhir di ajang Fairs Cup (Fairs Cup diganti Piala UEFA sejak musim 1971-72) setelah berhasil mengalahkan klub R.S.C. Anderlecht dengan agregat 4-3 (dengan sistem home and away) Saat itu, klub ini dilatih oleh Bertie Mee. Sepanjang tahun 1980an, Arsenal berhasil menambah koleksi Arsenal dengan beberapa gelar domestik, yaitu Piala Liga pada tahun 1987 dan menjuarai Liga Inggris pada tahun 1989 setelah menumbangkan kompetitor (dan peringkat satu saat itu) Liverpool di Anfield pada pertandingan terakhir liga yang dramatis. Namun, Arsenal gagal mengoleksi gelar dari kompetisi Eropa, kalah adu penalti dari Valencia 5-4 pada kompetisi Piala Winners setelah skor tetap 0-0.
Pada tahun 1991, Arsenal menjadi juara bersama dengan Tottenham di Community Shield setelah hasil kedudukan imbang 0-0 (saat itu, jika kedudukan seri maka kedua tim dianggap juara) . Puasa Arsenal akan gelar dari kompetisi Eropa akhirnya hilang setelah pada musim 1993-94, ditangan pelatih George Graham, Arsenal kembali juara di kancah Eropa, tepatnya di ajang Piala Winners setelah mengalahkan klub Parma FC dengan skor 1-0. Pada musim berikutnya, Arsenal kembali berhasil ke final di ajang yang sama, tapi kali ini mereka dikalahkan oleh Real Zaragoza dengan skor 2-1.
Pemain Arsenal dan penggemar merayakan kemenangan mereka 2004 gelar Liga dengan parade bus terbuka-atas, Dengan sekelompok orang di bus merah beratap terbuka ke kerumunan penonton.
Arsenal didirikan di daerah Woolwich, bagian tenggara kota London pada 1886 dengan nama Dial Square, lalu dengan cepat berganti nama menjadi Royal Arsenal. Tahun 1891 nama mereka diganti menjadi Woolwich Arsenal. Pada tahun 1913, klub ini pindah ke wilayah utara, tepatnya di daerah Highbury dan membangun Stadion Highbury, yang menjadi markas baru mereka. Saat pindah lokasi itulah, nama depan klub mereka, yaitu Woolwich dihapus sehingga hanya nama Arsenal yang tersisa. Selain itu karena lokasi stadion Arsenal dekat dengan markas Tottenham Hotspur, maka tak heran jika pertandingan Arsenal vs Tottenham Hotspur disebut "North London derby" dan merupakan salah satu derby terpanas di London.
Kejayaan Arsenal di persepak bolaan Inggris pertama kali diawali oleh pelatih Herbert Chapman yang melatih pada rentang tahun 1925-35 dan berhasil menjuarai beberapa kompetisi domestik Inggris (Piala FA, titel Liga Utama, dan Charity Shield) sekaligus mendominasinya dan menjadikan Arsenal sebagai kekuatan paling dominan di Inggris saat itu. Pada rentang 1940an-1960an, Arsenal hanya dapat menambah sedikit koleksi gelar domestiknya. Pada awal 1970an, Arsenal berhasil prestasi terbaik Arsenal di Eropa pertama kali yang terjadi pada musim 1969-70, di ajang Fairs Cup (pendahulu dari Piala UEFA). Arsenal menjadi juara untuk pertama kalinya dan sekaligus terakhir di ajang Fairs Cup (Fairs Cup diganti Piala UEFA sejak musim 1971-72) setelah berhasil mengalahkan klub R.S.C. Anderlecht dengan agregat 4-3 (dengan sistem home and away) Saat itu, klub ini dilatih oleh Bertie Mee. Sepanjang tahun 1980an, Arsenal berhasil menambah koleksi Arsenal dengan beberapa gelar domestik, yaitu Piala Liga pada tahun 1987 dan menjuarai Liga Inggris pada tahun 1989 setelah menumbangkan kompetitor (dan peringkat satu saat itu) Liverpool di Anfield pada pertandingan terakhir liga yang dramatis. Namun, Arsenal gagal mengoleksi gelar dari kompetisi Eropa, kalah adu penalti dari Valencia 5-4 pada kompetisi Piala Winners setelah skor tetap 0-0.
Pada tahun 1991, Arsenal menjadi juara bersama dengan Tottenham di Community Shield setelah hasil kedudukan imbang 0-0 (saat itu, jika kedudukan seri maka kedua tim dianggap juara) . Puasa Arsenal akan gelar dari kompetisi Eropa akhirnya hilang setelah pada musim 1993-94, ditangan pelatih George Graham, Arsenal kembali juara di kancah Eropa, tepatnya di ajang Piala Winners setelah mengalahkan klub Parma FC dengan skor 1-0. Pada musim berikutnya, Arsenal kembali berhasil ke final di ajang yang sama, tapi kali ini mereka dikalahkan oleh Real Zaragoza dengan skor 2-1.
Pemain Arsenal dan penggemar merayakan kemenangan mereka 2004 gelar Liga dengan parade bus terbuka-atas, Dengan sekelompok orang di bus merah beratap terbuka ke kerumunan penonton.
Kedatangan pelatih Arsène Wenger ke Arsenal pada tahun 1996 berhasil membuat Arsenal kembali berjaya dan berhasil merusak dominasi Manchester United
di Liga Utama Inggris pada saat itu, dimana Arsenal berhasil meraih
gelar Liga Utama Inggris dan Piala FA pada musim 1997-98. Di kancah
Eropa, Arsenal dibawanya berhasil menjadi runner-up di ajang Piala UEFA
pada tahun 2000 setelah kalah melawan Galatasaray lewat adu penalti 4-1. Arsenal meraih gelar Piala FA dan Liga Utama Inggris pada musim 2001-02.
Pada musim 2003–04 hingga awal musim 2004–05, Arsenal berhasil mencetak rekor 49 pertandingan tak terkalahkan dan mematahkan rekor milik Preston North End
(18 kali) yang merupakan rekor tak terkalahkan terpanjang di dalam
sejarah sepak bola Inggris. Musim 2004-05, Arsenal kembali menambah
koleksi gelarnya dengan Piala FA, final FA pertama yang harus diselesaikan dengan adu penalti.
Setelah menjuarai Piala FA, selama sembilan tahun Arsenal tidak
meraih gelar, meskipun sempat masuk final dalam berbagai ajang. Pada
musim 2005-06, Arsenal menjadi finalis Liga Champions setelah dikalahkan FC Barcelona 2-1 di Stade de France, Paris. Arsenal juga menjadi finalis pada tahun 2007 dan 2011 pada Piala Liga Inggris, masing-masing kalah 2–1 dari Chelsea dan kalah dengan skor yang sama dari Birmingham City. Pada tahun 2014, Arsenal meraih gelar pertamanya setelah sembilan tahun lewat ajang Piala FA dengan mengalahkan Hull City 3-2 lewat perpanjangan waktu.
sejarah arsenal

Arsenal didirikan di daerah Woolwich, bagian tenggara kota London pada 1886 dengan nama Dial Square, lalu dengan cepat berganti nama menjadi Royal Arsenal. Tahun 1891 nama mereka diganti menjadi Woolwich Arsenal. Pada tahun 1913, klub ini pindah ke wilayah utara, tepatnya di daerah Highbury dan membangun Stadion Highbury, yang menjadi markas baru mereka. Saat pindah lokasi itulah, nama depan klub mereka, yaitu Woolwich dihapus sehingga hanya nama Arsenal yang tersisa. Selain itu karena lokasi stadion Arsenal dekat dengan markas Tottenham Hotspur, maka tak heran jika pertandingan Arsenal vs Tottenham Hotspur disebut "North London derby" dan merupakan salah satu derby terpanas di London.
Kejayaan Arsenal di persepak bolaan Inggris pertama kali diawali oleh pelatih Herbert Chapman yang melatih pada rentang tahun 1925-35 dan berhasil menjuarai beberapa kompetisi domestik Inggris (Piala FA, titel Liga Utama, dan Charity Shield) sekaligus mendominasinya dan menjadikan Arsenal sebagai kekuatan paling dominan di Inggris saat itu. Pada rentang 1940an-1960an, Arsenal hanya dapat menambah sedikit koleksi gelar domestiknya. Pada awal 1970an, Arsenal berhasil prestasi terbaik Arsenal di Eropa pertama kali yang terjadi pada musim 1969-70, di ajang Fairs Cup (pendahulu dari Piala UEFA). Arsenal menjadi juara untuk pertama kalinya dan sekaligus terakhir di ajang Fairs Cup (Fairs Cup diganti Piala UEFA sejak musim 1971-72) setelah berhasil mengalahkan klub R.S.C. Anderlecht dengan agregat 4-3 (dengan sistem home and away) Saat itu, klub ini dilatih oleh Bertie Mee. Sepanjang tahun 1980an, Arsenal berhasil menambah koleksi Arsenal dengan beberapa gelar domestik, yaitu Piala Liga pada tahun 1987 dan menjuarai Liga Inggris pada tahun 1989 setelah menumbangkan kompetitor (dan peringkat satu saat itu) Liverpool di Anfield pada pertandingan terakhir liga yang dramatis. Namun, Arsenal gagal mengoleksi gelar dari kompetisi Eropa, kalah adu penalti dari Valencia 5-4 pada kompetisi Piala Winners setelah skor tetap 0-0.
Pada tahun 1991, Arsenal menjadi juara bersama dengan Tottenham di Community Shield setelah hasil kedudukan imbang 0-0 (saat itu, jika kedudukan seri maka kedua tim dianggap juara) . Puasa Arsenal akan gelar dari kompetisi Eropa akhirnya hilang setelah pada musim 1993-94, ditangan pelatih George Graham, Arsenal kembali juara di kancah Eropa, tepatnya di ajang Piala Winners setelah mengalahkan klub Parma FC dengan skor 1-0. Pada musim berikutnya, Arsenal kembali berhasil ke final di ajang yang sama, tapi kali ini mereka dikalahkan oleh Real Zaragoza dengan skor 2-1.
Pemain Arsenal dan penggemar merayakan kemenangan mereka 2004 gelar Liga dengan parade bus terbuka-atas, Dengan sekelompok orang di bus merah beratap terbuka ke kerumunan penonton.

Arsenal didirikan di daerah Woolwich, bagian tenggara kota London pada 1886 dengan nama Dial Square, lalu dengan cepat berganti nama menjadi Royal Arsenal. Tahun 1891 nama mereka diganti menjadi Woolwich Arsenal. Pada tahun 1913, klub ini pindah ke wilayah utara, tepatnya di daerah Highbury dan membangun Stadion Highbury, yang menjadi markas baru mereka. Saat pindah lokasi itulah, nama depan klub mereka, yaitu Woolwich dihapus sehingga hanya nama Arsenal yang tersisa. Selain itu karena lokasi stadion Arsenal dekat dengan markas Tottenham Hotspur, maka tak heran jika pertandingan Arsenal vs Tottenham Hotspur disebut "North London derby" dan merupakan salah satu derby terpanas di London.
Kejayaan Arsenal di persepak bolaan Inggris pertama kali diawali oleh pelatih Herbert Chapman yang melatih pada rentang tahun 1925-35 dan berhasil menjuarai beberapa kompetisi domestik Inggris (Piala FA, titel Liga Utama, dan Charity Shield) sekaligus mendominasinya dan menjadikan Arsenal sebagai kekuatan paling dominan di Inggris saat itu. Pada rentang 1940an-1960an, Arsenal hanya dapat menambah sedikit koleksi gelar domestiknya. Pada awal 1970an, Arsenal berhasil prestasi terbaik Arsenal di Eropa pertama kali yang terjadi pada musim 1969-70, di ajang Fairs Cup (pendahulu dari Piala UEFA). Arsenal menjadi juara untuk pertama kalinya dan sekaligus terakhir di ajang Fairs Cup (Fairs Cup diganti Piala UEFA sejak musim 1971-72) setelah berhasil mengalahkan klub R.S.C. Anderlecht dengan agregat 4-3 (dengan sistem home and away) Saat itu, klub ini dilatih oleh Bertie Mee. Sepanjang tahun 1980an, Arsenal berhasil menambah koleksi Arsenal dengan beberapa gelar domestik, yaitu Piala Liga pada tahun 1987 dan menjuarai Liga Inggris pada tahun 1989 setelah menumbangkan kompetitor (dan peringkat satu saat itu) Liverpool di Anfield pada pertandingan terakhir liga yang dramatis. Namun, Arsenal gagal mengoleksi gelar dari kompetisi Eropa, kalah adu penalti dari Valencia 5-4 pada kompetisi Piala Winners setelah skor tetap 0-0.
Pada tahun 1991, Arsenal menjadi juara bersama dengan Tottenham di Community Shield setelah hasil kedudukan imbang 0-0 (saat itu, jika kedudukan seri maka kedua tim dianggap juara) . Puasa Arsenal akan gelar dari kompetisi Eropa akhirnya hilang setelah pada musim 1993-94, ditangan pelatih George Graham, Arsenal kembali juara di kancah Eropa, tepatnya di ajang Piala Winners setelah mengalahkan klub Parma FC dengan skor 1-0. Pada musim berikutnya, Arsenal kembali berhasil ke final di ajang yang sama, tapi kali ini mereka dikalahkan oleh Real Zaragoza dengan skor 2-1.
Pemain Arsenal dan penggemar merayakan kemenangan mereka 2004 gelar Liga dengan parade bus terbuka-atas, Dengan sekelompok orang di bus merah beratap terbuka ke kerumunan penonton.
Kedatangan pelatih Arsène Wenger ke Arsenal pada tahun 1996 berhasil membuat Arsenal kembali berjaya dan berhasil merusak dominasi Manchester United
di Liga Utama Inggris pada saat itu, dimana Arsenal berhasil meraih
gelar Liga Utama Inggris dan Piala FA pada musim 1997-98. Di kancah
Eropa, Arsenal dibawanya berhasil menjadi runner-up di ajang Piala UEFA
pada tahun 2000 setelah kalah melawan Galatasaray lewat adu penalti 4-1. Arsenal meraih gelar Piala FA dan Liga Utama Inggris pada musim 2001-02.
Pada musim 2003–04 hingga awal musim 2004–05, Arsenal berhasil mencetak rekor 49 pertandingan tak terkalahkan dan mematahkan rekor milik Preston North End
(18 kali) yang merupakan rekor tak terkalahkan terpanjang di dalam
sejarah sepak bola Inggris. Musim 2004-05, Arsenal kembali menambah
koleksi gelarnya dengan Piala FA, final FA pertama yang harus diselesaikan dengan adu penalti.
Setelah menjuarai Piala FA, selama sembilan tahun Arsenal tidak
meraih gelar, meskipun sempat masuk final dalam berbagai ajang. Pada
musim 2005-06, Arsenal menjadi finalis Liga Champions setelah dikalahkan FC Barcelona 2-1 di Stade de France, Paris. Arsenal juga menjadi finalis pada tahun 2007 dan 2011 pada Piala Liga Inggris, masing-masing kalah 2–1 dari Chelsea dan kalah dengan skor yang sama dari Birmingham City. Pada tahun 2014, Arsenal meraih gelar pertamanya setelah sembilan tahun lewat ajang Piala FA dengan mengalahkan Hull City 3-2 lewat perpanjangan waktu.
Langganan:
Komentar (Atom)

